Pengorganisasian Dan Pengembangan Masyarakat Melalui Kegiatan UMKM dan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (BMT) Di Kelurahan Tegal Sari Mandala II
Keywords:
Pengorganisasian, Pengembangan Masyarakat, UMKM, Lembaga Keuangan, Keuangan MikroAbstract
Penelitian ini mengkaji peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah, khususnya Baitul Maal wat Tamwi (BMT), dalam pengorganisasian dan pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dokumentasi, studi literatur, dan survei lapangan yang melibatkan pengelola BMT, pelaku UMKM, dan masyarakat. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan lembar observasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan dukungan perangkat lunak Microsoft Word dan NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMT tidak hanya berperan sebagai penyedia pembiayaan berbasis syariah, tetapi juga sebagai fasilitator pendampingan usaha, penguatan partisipasi masyarakat, dan peningkatan kapasitas kewirausahaan. Peran tersebut mendorong kemandirian ekonomi dan pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi keuangan mikro syariah dengan strategi pengembangan masyarakat serta memberikan kontribusi bagi kajian pengembangan masyarakat dan ekonomi Islam.

